Sabtu, 31 Januari 2015

Owalah Racau 5

Rasanya seperti kau akan bilang
"hai (lagi)"


dan setahun kemudian aku akan jijik melihat tulisan ini
dan racau racau dibawahnya


Maka kuperjelas saja
ini bukan tentang siapa siapa







-selesai-




semua racau ditulis di KRL Bogor tadi sore, saat kereta terhenti karena ada pohon tumbang di stasiun UI

Ini Racau keberapa gw lupa

Tapi bagaimana bisa
rasa menjadi utama?


Qul Huwallahu Ahad
suara ngaji anak TPA


Lalu aku buyar
dan lupa

Racau 3

Kau. Kelabu. Tak selalu sama
Kadang kadang kau lebih kelam
Dan semakin berpijar
hingga kututup jendela rapat-rapat
bahkan tak ada udara yang masuk
lalu aku merasa sesak.



mampus ya?
ya saja
apa aku mampus?
ya saja




Bodoh, mana mungkin
ruangan ini ber-ac
tenang saja